Penyebab Rasa Sakit Di Perut Pada Ibu Hamil

Selamat bergabung bagi anda di situs rasasakit.com. kali ini,  penyebab rasa sakit di perut pada ibu hamil menjadi artikel yang akan kami bahas secara terperinci dan  menyeluruh untuk anda.

Penyebab Rasa Sakit Di Perut Pada Ibu Hamil

                 Penyebab Rasa Sakit Di Perut Pada Ibu Hamil

Meski rasa sakit perut pada ibu hamil sering di anggap biasa, namun ibu hamil harus mewaspadai jenis rasa nyeri di perut. Baik, sakit perut bagian bawah, bagian atas, maupun bagian kanan. Karena banyak sekali diantaranya penyebab rasa sakit perut dibagian bawah yang dampaknya sangat buruk bagi kehamilan anda.

Berikut beberapa penyebab rasa sakit di perut pada ibu hamil baik hamil muda maupun hamil tua ala rasasakit.com.

1. Masalah pencernaan dan gas

Tekanan ekstra oleh rahim dan usus juga merupakan salah satu penyebab rasa sakit di perut bagian atas pada ibu hamil. Hal itu di picu oleh gas berlebih dan kembung akibat pencernaan yang tidak normal saat kehamilan.

2. Sembelit

Sembelit juga memicu ibu hamil mengalami rasa sakit di perut pada saat kehamilannya. Itu disebabkan karena saluran pencernaan wanita hamil memerlukan banyak waktu untuk mengolah makanan.

3. Peregangan rusuk

Seiring kehamilan membesar seiring pula dengan pertumbuhan janin. Perubahan bentuk tubuh dan rusuk bayi memungkinkan menyebabkan rasa sakit pada ibu hamil, karena membantu bayi mendapatkan lingkungan yang sesuai.

4. Kehamilan ektopik

Merupakan kehamilan yang terjadi ketika embrio berada di luar rahim. Ini adalah pemicu rasa nyeri di perut ibu hamil yang cukup berbahaya jika tidak di tangani denagan segera, karena berpotensi mengancam wanita tersebut.

5. Keguguran

Sekian dari banyak penyebab rasa sakit di perut pada ibu hamil adalah karena terjadinya keguguran. Selain merasa nyeri di perut keguguran juga di tandai dengan melemahnya kondisi si calon ibu yang di sertai pendarahan. Periode beberapa bulan pertama kehamilan merupakan saat banyak terjadi keguguran pada wanita hamil.

6. Preeklamsia

Merupakan peyakit hipertensi (biasanya di atas 130/90) yang terjadi pada ibu hamil seiring meningkatnya kadar protein dalam urine. Ini terjadi pada saat kehamilan sudah menginjak 20 minggu ke atas atau selama trimester kedua dan ketiga. Kondisi ini sangat berbahaya karena berpengaruh terhadap organ-organ lain seperti ginjal, otak, dan hati yang disebabkan tejadinya perubahan pembuluh darah. Selain itu juga sangat berdampak negatif bagi plasenta.

7. Sindrom HELLP

Salah satu pemicu nyeri di perut wanita hamil adalah karena terjadinya sindrom HELLP yang biasanya terjadi akibat preeklamsia. hal ini terjadi pada sebahagian ibu hamil yang yang merasakan nyeri parah di sisi kanan atas perut serta usia kehamilannya memasuki pada trisemester ke tiga ataupun setelah melahirkan. HELLP itu sendiri merupakan singkatan dari Hemolysis, Elevated liver enzymes, and Low Platet count.sindrom ini sangatlah merupakan salah satu kasus yang berbahaya selain dapat mengakibatkan pembekuan darah dan anamia pada ibu hamil selain itu juga dapat menimbulkan kematian.

8. Infeksi ginjal

Telah banyak pengamatan bahwa resiko terkena infeksi ginjal lebih tinggi terjadi pada wanita terutama wanita hamil yang di sebakan oleh faktor-faktor tertentu. Diantaranya di sebabkan oleh masuknya bakteri yang memesuki uretra, dan secara bertahap masuk ke saluran kemih. Gejala infeksi ginjal yang terjadi pada wanita hamil diantaranya rasa sakit dan ketidaknyamanan di perut bagian bawah dan daerah pinggul serta buang air kecil yang menyakitkan. Jika seorang wanita hamil memiliki gejala-gejala tersebut, hendaknya segera untuk berkonsultasi ke dokter.

9. Radang usus buntu

Radang usus buntu juga dapat menyerang ibu hamil yang memicu nyeri akut pada bagian perut atas karena pembesaran uterus. Belum di ketahui secara pasti penyebab usus buntu namun dalam kasus radang usus yang sering terjadi di tarik kesimpulan penyebab dari usus buntu adalah treinfeksinya saluran pencernaan. Namun, sulit mendeteksi masalah usus buntu selama kehamilan, padahal kondisi ini dapat berakibat fatal jika tidak di obati tepat pada waktunya.

10. Kelahiran prematur

Hal ini juga bisa di masukan ke dalam salah satu penyebab rasa sakit perut di ibu hamil. Kelahiran prematur terjadi setelah ibu hamil mengalami rasa sakit parah pada perut yang disertai leher rahim melebar atau mulai mengalami kontraksi sebelum usia kehamilan belum mencapai 37 minggu. Gejala tersebut dapat menjadi indikasi persalinan prematur dan memerlukan perhatian medis dengan segera.

11. Kontraksi braxton hicks

Kontraksi ini terkadang di rasakan oleh wanita hamil pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Ini bukanlah kontraksi yang menandakan akan datangnya kelahiran, namun ini terjadi akibat pengencangan otot-otot rahim yang terjadi pada durasi yang begitu singkat dan biasanya akan hilang dengan sendirinya. Tetapi jika masih bertahan, segeralah konsultasikan dengan dokter.

Itulah penyebab Rasa sakit di perut pada ibu hamil yang patut anda patut anda ketahui, agar anda bisa mengantisipasinya dengan tepat. Selain itu jagalah kesehatan anda dan juga jabang bayi anda dengan asupan makanan yang sehat dan juga bergizi.

Penyebab Rasa Sakit Di Perut Pada Ibu Hamil | Nida Saripa | 4.5