Mengatasi Sakit Kepala

Mengatasi Sakit Kepala

Mengatasi Sakit Kepala

Kali ini rasasakit.com akan memberikan informasi seputar kesehatan mengenai mengatasi sakit kepala agar tidak muncul kembali, yang akan di jelaskan secara terperinci beserta penyebab sakit kepala  dan gejala yang di timbulkan dari sakit kepala itu sendiri.

Apakah anda sering mengalami sakit kepala ? tidaklah enakan rasanya ? ya, rasa sakit yang muncul di bagian sekitar  kepala sangatlah mengganggu terlebih jika kita mempunyai aktifitas yang padat setiap hari.

Lalu bagaimana solusi tepat mengatasi sakit kepala agar tidak muncul kembali ?

Ada beberapa tips sederhana yang dapat anda lakukan untuk mengusir sakit kepala yang anda rasakan. Diantaranya adalah sebagai berikut.

  • jika sakit kepala anda ringan anda bisa mengatasi sakit kepala agar tidak muncul kembali yaitu dengan meminum banyak air putih atau memakan buah yang mengandung banyak air seperti semangka, karena bisa saja sakit kepala anda disebabkan oleh dehidrasi.
  • jika sakit kepala anda migrain anda bisa mengatasinya dengan mengkonsumsi makanan yang bisa mencegah atau meredakan migrain anda. Seperti makanan yang mengandung kalium di antaranya kentang. Bisa juga anda mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3 misalnya mengkonsumsi ikan salmon, ikan tuna dan lain sebagainya. Selain itu, hindarilah stres dan tidurlah secara teratur.
  • Jika sakit kepala yang anda derita parah atau tak kunjung sembuh, maka segeralah pergi ke dokter agar bisa segera di diagnosis dan di tangani secara tepat.
  • Istirahat yang cukup. Jika anda mengalami sakit kepala anda dapat beristirahat dengan cukup, karena terdapat kemungkinan sakit kepala yang anda alami karena padatnya rutinitas yang anda lakukan.

Baca juga: Cara mengatasi sakit kepala pada ibu hamil

Secara umum, sakit kepala jika dilihat berdasarkan penyebabnya terbagi 2 macam yaitu,  sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Hal ini sering terjadi pada anda seorang wanita ketika datang bulan atau menstruasi atau anda yang terkena penyakit kurang darah dan sinusitis. Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai sakit kepala primer dan sekunder :

1. Sakit kepala primer

Merupakan sakit kepala yang tidak terkait dengan penyakit lainnya. Penyebab dari sakit kepala primer, di sebabkan oleh gangguan pada stuktur di kepala yang sensitif terhadap rasa sakit. Diantaranya seperti terjadinya gangguan pada otot leher dan kepala, aktifitas kimia di otak, gangguan pada pembuluh darah maupun pembuluh saraf, da juga karena faktor turun temurun dari keluarga.

Berikut ini adalah beberapa macam sakit kepala primer yang sangat sering di temukan.

  • Sakit kepala tegang, merupakan tipe sakit kepala yang sering di rasakan oleh banyak orang. Kurang tidur, sters, dehidrasi, melewatkan waktu makan, dan terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras menjadi faktor penyebab terjadinya sakit kepala tegang. Orang yang mengalami sakit kepala fase ini akan merasakan seakan ada pita karet di kepala dan kepala terasa di tekan terus menerus.
  • Migrain, migrain adalah fase kedua dari sakit kepala yang di rasakan oleh kebanyakan orang, sehingga jika di bandingkan dengan sakit kepala tegang, migrain lebih jarang terjadi. Sakit kepala ini akan membuat orang yang mengalaminya merasakan salah satu atau kedua sisi kepalanya seakan akan berdenyut sehingga bisa menghambat anda dalam menjalankaan rutinitas. selain bisa diatasi dengan obat yang di jual bebas, alangkah baiknya anda pergi ke dokter untuk berkonsultasi dan mendapatkan resep obat yang tepat, terlebih lagi jika migrain nya sudah parah.
  • Sakit kepala cluster, merupakan sakit kepala yang terjadi selama satu atau dua bulan dalam satu tahun.penderrita sakit kepala cluster ini akan merasakan sakit yang luar biasa dan menyebar ke salah satu mata. Jika anda terserang sakit kepala ini sanngat yidak di anjurkan untuk mengkonsumsi obat yang terjul bebas tetapi hendaknya segeralah untuk pergi ke dokter agar rasa sakit nya bisa reda dengan penanganan yang lebih tepat dan lebih spesifik seperti sumatripan.

2.Sakit kepala sekunder

Merupakan sakit kepala yang disebabkan oleh suatu penyakit sehingga saraf rasa sakit di kepala menjadi aktif. Berikut adalah penyebab penyebab umum terjadinya sakit kepala.

  • Sinusitis
  • Flu
  • Infeksi telinga
  • Masalah gigi
  • Konsumsi monosidium glutamat (MSG) berlebihan
  • Mengkonsumsi makanan atau minuman secara tiba tiba
  • Menggunakan penutup atau perlengkapan kepala yang terlalu ketat seperti helm
  • Perubahan hormon pada wanita misalnya mengkonsumsi pil KB
  • Gangguan kesehatan pada mata misalnya Glaukoma

Berikut ini adalah penyebab sakit kepala sekunder yang lebih jarang terjadi :

  • Keracunan karbon monoksida
  • Geger otak
  • Serangan panik
  • Meningitis
  • Radang pada otak
  • Neuralgia trigeminal
  • Aneurisma otak

Sakit kepala sekunder terbagi menjadi beberapa tipe, yaitu :

  • Sakit kepala rebound, yaitu sakit kepala yang di sebabkan karena seringnya menggunakaan obat pereda rasa nyeri.
  • Sakit kepala thunderclap, jenis sakit kepala ini membuat orang yang mengalaminya sakit kepala parah dan terjadi secara tiba-tiba. Sakit kepala ini bisa berpotensi patal bagi orang yang mengalaminya yaitu mengalami pendarahan di otak.
  • Sakit kepala spinal, sering kali di sebabkan oleh kurangnya cairan serebrospinal setelah anastesi atau trauma.

Anda patut mewaspadai beberapa hal berikut di bawah ini, karena ada kemungkinan gejala berikut ini merupakan sebahagian dari gejala penyakit yang cukup serius.

  • Sakit kepala yang tak kunjung reda setelah meminum obat.
  • Sakit kepala yang sangat parah sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari.
  • sakit kepala yang menyebabkan badan terasa kurang sehat.
  • Sakit kepala yang di sertai gejala-gejala lain seperti merasa kebas, leher kaku, pingsan, sulit melihat dan sulit berjalan. Jika anda mengalami sakit kepala tersebut diajurkan sesegera mungkin untuk pergi ke rumah sakit.

Sakit kepala yang sering muncul terkait dengan beberapa faktor di bawah ini :

  • Obesitas
  • gelisah
  • sering mengkonsumsi obat pereda nyeri sendi
  • Mendengkur
  • Depresi
  • Kegiatan fisik yang membuat leher atau kepela menjadi tegang
  • Terlalu banyak kafein
  • Gangguan tidur

Nah, itulah informasi yang dapt kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai mengatasi sakit kepala agar tak muncul kembali. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda, dan sampai berjumpa kembali pada artikel yang berikutnya.

Mengatasi Sakit Kepala | Nida Saripa | 4.5