Jenis-Jenis Penyakit Pada Telinga Manusia

Penyakit pada telinga -, Telinga merupakan salah satu panca indra tubuh manusia selain dari kulit, lidah, mata dan juga hidung. Salah satu dari organ tubuh manusia ini berfungsi sebagai alat pendengaran serta penjanga keseimbangan. Dan oleh sebaba itu, telionga memiliki reseptor khusus yang berfungsi untuk mengenali getaran suara. Namun telinga hanya memiliki batasan frekuensi untuk di dengar yaitu 20 Hz-20.000 Hz.

penyakit pada telingaBerdasarkan luasnya, telinga di bagi menjadi tiga bagian yaitu:

  • Telinga bagian luar, meliputi daun telinga (aurikula, saluran telinga luar (analis auditors esternal), dan gendang telinga (membaran timpani).
  • Telinga bagian tengah, meliputi Maleus (martil), incus (landasan), stapes (sanggurdi).
  • Telinga bagian dalam, terdiri dari labirin tulang (labirin osea), labirin membrane.

Dan karena telinga adalah salah organ vital, maka sangatlah penting bagi kita untuk menjaga kesehatan telinga kita. Namun sayangnya, banyak yang tidak menyadari dan mengacuhkan hal yang satu ini. Sehingga berbagai penyakitpun sering kali menjumpai alat vital yang satu ini, baik yang bersifat ringan hingga penyakit telinga yang cukup serius.

penyakit pada telingaPenyakit yang menyerang telinga umumnya menyulitkan kita untuk mendengar dan juga memicu rasa pusing dan rasa sakit pada kepala. Hal tersebut mengingat bahwasannya telinga bukan hanya menyediakan kemampuan untuk mendengar melainkan juga untuk membantu keseimbangan tubuh dalam bergerak. Maka dari itu, ada baiknya jika sejak dini kita mewaspadai berbagai macam penyakit pada telinga. Namun, apa saja penyakit yang menyerang telinga? dan berikut uraiannya.

1. Othematoma
Penyakit pada telinga yang satu ini sering di sebut juga dengan penyakit bunga kol. Penyebabnya sendiri adalah kelainan genetis. Sejak lahir, penderita penyakit ini tidak memiliki aurikel dank anal auditori, yang mana merupakan penyakit yang di tandai dengan adanya gangguan tulang rawan pada daun telinga, yang biasanya di sertai dengan pendarahan. Pendarahan ini akan sangat berbahaya apabila tidak ditangani secara serius. Kondisi ini pula pada umumnya menyebabkan adanya perubahan pada bentuk telinga karena munculnya jaringan berlebih pada daun telinga.

2. Neuroma akustikus
Adalah penyakit tumor yang menyerang saraf penghubung telinga dengan otak. Kondisi ini memiliki gejala awal berupa gangguan saraf pendengaran, telinga berdengung dan hilangnya keseimbangan.

3. Meniere
Adalah penyakit pada telinga bagian dalam, akibat kantung endolimfatikus mengalami pembengkakan akibat penumpukan cairan di dalam telinga. Gejala awal yang harus di waspadai dari kondisi ini adalah telinga berdengung, serta pendengaran asing. Penyakit ini ada umumnya tidak menyerang satu telinga akan tetapi kedua telinga.

4. Perindokritis
Sama seperti halnya penyakit othematoma, penyakit ini pun di sebabkan akibat kelainan genetis. Namun kondisi ini di sebabkan akibat adanya infeksi. Infeksi pada penyakit ini biasanya di sebabkan oleh bisul yang pecah di dalam telinga, luka maupun akibat gigitan serangga. Gejala awal dari kondisi ini biasanya adalah keluarnya nanah dan juga pendarahan pada telinga. Dan celakanya lagi, kontimasi bakteri pada nanah tersebut dapat menolong pembuluh darah menuju tulang rawan dan menyebabkan tulang rawan menjadi rusak.

5. Infeksi telinga
Merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi. Infeksi ini dapat di sebabkan oleh virus maupun bakteri yang masuk ke telinga manusia. Infeksi ini dapat menyerang ke setiap bagian telinga.

6. Otitis Externa (infeksi telinga luar)
Kondisi ini umumnya di sebabkan akibat kebersihan yang buruk seperti mengorek telinga secara berlebihan ataupun membiarkan kotoran telinga menumpuk. Gejala yang umum terjadi adalah sakit pada telinga, sakit saat membuka mulut serta gangguan pendengaran apabila terjadi pembengkakan pada liang telinga.

7. Otitis media (Infeksi telinga tengah)
Penyakit yang satu ini di sebabakan akibat adanya peradangan pada telinga bagian tengah, akibat terjadinya infeksi akibat virus maupun bakteri yang menyebar atau melewati saluran eutachius. Biasanya kondisi ini di sebut juga dengan sakit congek.

8. Tinnitus
Adalah kondisi dimana timbulnya bunyi seperti desiran, dengungan maupun suara lainnya di dalam telinga. Kondisi ni sering kali di alami oleh penderita yang sudah terbiasa berada di tempat bising. Sebenarnya kondisi ini tidak begitu mengganggu, namun apabila di biarkan begitu saja maka dapat menimbulkan penyakit yang cukup berbahaya seperti halnya tumor telinga. Meski demikian, resiko munculnya tumor tersebut sangat jarang pada penderita tinnitus.

9. Kanker telinga luar
Kanker ini pada umumnya menyerang jaringan kulit dan terjadi di tepi bagian atas telinga bagian lar, yang di tandai dengan adanya luka koreng yang tidak teratur dan pengerasan kulit. Koreng-koreng tersebut terjadi selama bertahun-tahun yang di sertai maupun tidak dengan adanya pembengkakan maupun benjolan di leher. Kanker ini pada umumnya di sebabkan akibat paparan sinar matahari secara langsung dalam kurun waktu yang cukup lama.

10. Kanker di liang telinga
Selain kanker telinga luar, penyakit kanker pada telinga pun dapat terjadi pada bagian liang telinga. Meski penyebabnya belum di ketahui secara pasti, namun biasanya kondisi ini di kaitkan dengan sejarah kanker telinga luar. Adapun tanda maunpun gejala dari kondisi ini adalah adanya cairan pada liang telinga, gangguan pendengaran, sakit telinga dan juga terkadang menyebabkan kelumpuhan pada wajah.

11. Kanker telinga tengah
Kondisi yang satu ini pun penyebabanya belum di ketahui secara pasti. Namun kanker telinga tengah ini sering kali di kaitkan dengan riwayat keluarnya cairan telinga dalam waktu yang cukup lama. Adanya kondisi ini sering kali di tandai dengan munculnya gejala seperti keluarnya cairan telinga dalam waktu yang lama, cairan di tandai dengan adanya darah, gangguan pendengaran dan kelumpuhan wajah.

12. Otosklerosis
Adalah kondisi dimana terjadinya penumpukan spons pada telinga tengah yang mengurangi perhantaran suara pada telinga. Kondisi ini pada umumnya menghasilkan gangguan pendengaran yang di akibatkan oleh masalah di bagian luar atau tengah atau pendengaran telinga kondukif. Belum di ketahui penyebabab pasti dari kondisi ini, damun beberapa penelitian menunjukkan baha adanya hubungan antara otosklerosis dengan dan berubahan hormonal yang berhubungan dengan kehamilan dan juga virus.

13. Tuli konduksi
Adalah sebuah kondisi dimana telinga tidak dapat mendengar  karena adanya gangguan penghantaran gerataran suara. Kondisi ini secara umum dapat di sebabkan oleh penyumbatan serumen, penebalan atau pecahnya membran timpani, pengapuran tulang pendengaran, adanya kekauan hubungan stape pada tingkat oval, tuli karena saraf auditoria (Tuli saraf).

14. Herpes zoster otitis
Penyakit yang satu ini di sebabkan oleh virus varicella zoster yang mana juga menjadi penyebabab cacar air pada telinga.  Herpes zoster otitis terjadi karena infeksi viral yang menyebar ke saraf wajah dan telinga bagian dalam. Kondisi ini pada umumnya di sertai dengan rasa sakit pada telinga, kemerahan di daerah telinga dan wajah yang terkadang menyebabkan mati rasa. Penderita mungkin mendengar suara abnormal atau mengalami gangguan pendengaran, vertigo dan sakit kepala.

Nah itulah jenis-jenis penyakit pada telinga manusia yang perlu anda waspadai sejak dini. Semoga setelah menyimak informasi ini anda bisa lebih menyadarkan kita, betapa pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan telinga kita setiap saat. Semoga bermanfaat!

Jenis-Jenis Penyakit Pada Telinga Manusia | Nida Saripa | 4.5