Bahaya Dan Resiko Seks Anal

Resiko seks anal kini tengah menjadi sorotan tajam para ahli kesehatan. Bagaimana tidak, salah satu penelitian bahwa mereka yang suka seks anal memiliki resiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan seksual hingga bersiko mengalami kanker anus. Lalu apa itu seks anal? Dan mengapa seks anal berbahaya bagi kesehatan? Informasi selengkapnya bisa anda simak dalam uraian berikut ini.

resiko seks analSeks anal adalah aktivitas seksual yang di lakukan di area anal (bokong), yang meliputi penetrasi penis ke anus, pentrasi jari atau mainan seks seoperti vibrator ke anus ataupun berupa seks oral yang di lakukan dengan menstiluasi anus menggunakan mulut ataupun lidah.

Seperti halnya seks oral, aktivitas seks ini terkadang di lakukan hanya untuk memenuhi kesenangan ataupun untuk menghindari hingga menjaga jarak kehamilan. Meski pada saat ini pemerintah telah mengadakan program KB, namun beberapa diantara pasangan tidak menyukai pemakaian alat kontrasepsi ini.

Berbagai ketidaknyamanan dalam pemakaian alat kontrasepsi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa mereka lebih memilih melakukan oral seks atau anal seks untuk menunda kehamilan. Padahal, kedua jenis tersebut ternyata memiliki resiko yang berlipat ganda. Bahkan dengan cara seks anal tersebutpun kehamilan bisa saja terjadi jika sperma masuk ke liang vagina, mengingat jarang anus dan vagina yang saling berdekatan.

Bahaya dan resiko seks anal mulasi dari PMS hingga kanker anus

Anus adalah salah satu bagian tubuh yang bersifat sangat sensitif karena  sarat dengan ujung saraf, sehingga dapat menjadi area stimulasi seks yang sangat menyenangkan. Namun, kesenangan tersebut tidak sepadan dengan resiko yang terkandung di dalamnya. Beberapa diantaranya seperti:

1. Mengalami Penyakit Menular Seksual (PMS)

Di banding dengan aktifitas seksual lainnya, aktifitas seksual yang melibatkan penetrasi maupun seks orral ke anus memiliki reisiko lebih tinggi dalam penularan penyakit menular seksual.  Seperti halnya HIV, herpes kelamin, kutil kelaman, klamidia, hepatitis B, gonore serta sifilis. Bahkan menurut berbagai penelitian, orang yang melakukan seks anal memiliki 30 kali lebih beresiko terkena HIV di banding mereka yang melakukan penetrasi melalui vagina.

Selain itu, paparan human papillomavirus (HPV) juga dapat muncul yang memicu pertumbuhan kutil pada dubur hingga kanker anus. Seks anal yang di lakukan secara oral, atau dengan cara memasukan jari ke dalam anus juga dapat menyebabkan infeksi, seperti hepatitis A atau E.Coli.

2. Anus rentan rusak

Tidak seperti halnya vagina yang terlindungi oleh pelumas, pentrasi yang di lakukan pada anus sangat bersiko merusak jaringan yang ada di dalamnya. Hal tersebut memang di karenakan anus sendiri tidak memiliki pelumas layaknya pada vagina. Kondisi tersebut juga dapat memicu tumbuhkan bakteri maupun virus yang bisa masuk dengan mudah ke pembuluh darah sehingga dapat mempercepat penyebaran infeksi menular, yang salah sah satu diantaranya adalah HIV.

3. Berpotensi menginfeksi pasangan

Meski pasangan yang melakukan seks anal tidak memiliki penyakit seksual menular, namun terdapat bakteri yang secara normal memang hidup di anus sehingga bersiko menginfeksi pasangan. Dan akibat hubungan seksual yang di lakukan melalui anus kemudian berpindah ke vagina juga mampu menimbulkan resiko perpindahan bakteri dan memicu infeksi saluran kencing.

4. Melemahkan cincin otot anus (sfingter)

Anus sendiri di desain dengan otot yang menyerupai cincin yang berfungsi untuk mengatur aktivitas buang air besar. Cincin ini terbuka saat buang air besar dan menutup setelah buang air besar selesai secara otomatis. Nah, akibat seks anal yang di lakukan secara terus menerus dapat melemahkan otot ini sehingga membuat orang yang melakukannya menjasi kesulitan untuk mengontrol buang air besar.

5. Pendarahan pada anus

Pada beberapa kasusu, seks anal juga bisa menyebabakan pendarahan akibat hemoroid, robeknya jaringan hingga bahkan terjadi lubang pada usus. Kondisi ini terbilang cukup berbahaya yang memrlukan penangan medis dengan segera, baik itu operasi maupun antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi.

6. Mengalami Kanker anus

Para ahli di Inggris setidaknya menimukan 1000 orang yang meninggal arena kanker anus lantaran sring mlakukan seks anal. Dan bahkan ada satu di antara lima orang yang mengalami kanker anus akibat aktivitas seks tersebut. Meski kanker yang lebih banyak menimpa wanita tersebut masih di katakan langka, namun pada sepuluh tahun terakhir ini, pasien anus kian meningkat.

Adapun beberapa gejala umum dari pada kanker anus sendiri adalah timbulnya darah di veses. Benjolan kecil di anus yang mirip dengan hemoroid atau wasir, nyeri di sekitar dubur, adanya pembengkakan, kemerahan atau nyeri yang terus menerus di sekitar anus, sulit buang air besar hingga keluarnya lendir yang tidak normal.

Adapun cara yang paling efejktif untuk menghindari berbagai resiko tersebut adalah dengan tidak melakukan aktivitas seks tersebut. Namun, apabila anda ingin tetap melakukan aktivitas seks tersebut, anda bisa meminimalkan beberapa resiko yang kemungkinan dapat terjadi dengan elakukan beberapa cara berikut:

  • Gunakan kondom baru untuk melindungi diri dari penyakit  menular seksual pada saat melakukan sek anal.
  • Gunakan pelumas yang berbahan dasrkan air yang bisa anda beli di supermarket maupun apotik terdekat.
  • Laukan senam kegel untuk membantu memperbaiki cin-cin otot anus yang melemah akibat seks anal.
  • Mandi air hangat terlebih dahulu, untuk memposisikan badan menjadi lebih rilex sebelum melakukan seks anal.
  • Segera hentikan pada saat seks anal terasa menyakitkan.

Nah, itulah berbaggai bahaya dan resiko seks anal yang perlu anda ketahui sejak dini. Semoga apa yang telah kami sampaikan pada anda di kesempatan kali ini bermanfaat dan membuat anda menjadi lebih waspada dalam melakukan aktivitas seksual bersama pasangan demi, terciptanya seks sehat bagi anda maupun sang suami.

Bahaya Dan Resiko Seks Anal | Nida Saripa | 4.5